Pengalaman Tentang Lingkungan

Pengalaman tentang lingkungan berikut adalah cerita yang saya kutip dari sebuah blog berikut adalah isinya.

Suatu hari di warung makan jalan Patimura, saya memesan minuman. Minuman tersebut disajikan dalam gelas plastik sekali pakai.Menurut saya hal itu kurang efektif. Seharusnya penyajian minuman tersebut menggunakan media yang dapat di pakai berulang, seperti gelas kaca pada umumnya. Dengan begitu galas plastic tidak akan terbuang begitu saja.

Pengalaman lainnya adalah hampir semua daerah di Temanggung yang mayoritas masyarakatnya adalah petani tembakau, mereka sering sekali memanfaatkan kulit batang pisang atau “debog” begitu masyarakat Temanggung menyebutnya, mereka menggunakan kulit debog tersebut sebagai pembungkus keranjang tembakau yang akan diantar ke gudang tembakau, akan tetapi sisa pemanfaatan yaitu daging batang pisang tersebut kebanyakan hanya terbuang sia-sia. Apabila masyarakat lebih kreatif sebenarnya daging batang pisang tersebut dapat diolah menjadi keripik yang mempunyai nilai ekonomi.

Pada semester satu, saya pernah outbond bersama teman-teman di daerah bumi perkemahan Babarsari. Di sana, banyak pohon mahoni. Kulit dari biji pohon mahoni tersebut jatuh berserakan seolah tak berguna. Dari pengalaman tersebut, saya neniliki ide baru, yaitu menjadikan biji kulit mahoni kering tersebut sebagai media melukis dengan sedikit proses yang sangat sederhana.
Selain itu, biji dari mahoni tersebut bisa dijadikan obat diabetes. Dahulu orang Jawa biasa memanfaatkannya dengan cara merebusnya, lalu meminum air rebusan tersebut. Sebenarnya bagi yang tidak suka akan rasanya, kita bisa mengambil alternative lain dengan cara mengolahnya menjadi kapsul.

Selain itu pengalaman saya adalah ketika saya belanja di hampir semua toko, mereka menggunakan tas plastik untuk membungkus barang belanjaan, coba banyangkan jika setiap hari terdapat 90 pelanggan pada satu toko berapa tas plasti yang akan terbuang dalam seminggu ??
Seandainya setaip pembeli membawa tas sendiri ketika berbelanja mungkin itu dapat mengurangi terbuangnya tas plastik dengan sia-sia.

Yang terakhir adalah mengenai botol dari minuman mineral yang juga terbuat dari plastik, kebanyakan orang membuang begitu saja benda ini setelah digunakan padahal jika disadari botol plastik ini dapat dimanfaatkan menjadi hiasan, misalnya bentuk bunga dan sebagainya.

Dikutip Dari : http://kimiafla.blogspot.com/2009/05/pengalaman-pribadi-tentang-lingkungan.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s